Kunjungan Tim Sosialisasi Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja

Remaja sebagai penerus dan calon pemimpin bangsa di masa depan, mendapatkan hak dan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, terjamin kelangsungan hidupnya, bebas dari tindakan diskriminasi dan perlakuan yang salah, termasuk terlindungi dari berbagai masalah kesehatan. Masalah kesehatan pada kelompok ini terutama disebabkan karena kecenderungan untuk perilaku yang berisiko.

Kompleksnya permasalahan kesehatan pada remaja, tentunya memerlukan penanganan yang komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan semua unsur dari lintas program dan lintas sektor terkait. Kementerian kesehatan telah mengembangkan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas, dengan paket pelayanan komprehensif untuk kesehatan remaja meliputi KIE, konseling, pembinaan konselor sebaya, layanan klinis/medis dan rujukan termasuk pemberdayaan masyarakat.

Sosialisasi Juknis Posyandu Remaja di Desa Tanjung Sari

Karena pelayanan kesehatan remaja yang dilaksanakan di dalam gedung puskesmas masih memiliki keterbatasan dalam hal jumlah sarana dan akses terkait geografis yang beragam di setiap puskesmas, maka upaya pemberdayaan masyarakat untuk ikut serta peduli dengan kesehatan remaja baik promotif dan preventif sangat diperlukan. Salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) peduli kesehatan remaja adalah Posyandu Remaja.

Walaupun pelayanan kesehatan peduli remaja telah dilaksanakan diseluruh puskesmas Kabupaten OKU, akan tetapi implementasi dari masing-masing puskesmas tidak sama karena belum adanya petunjuk teknis yang jelas. Dengan telah disusunnya Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja, Kabupaten OKU terpilih menjadi salah satu lokasi sosialisasi Petunjuk Teknis tersebut dari Kementerian Kesehatan diantara 6 Kabupaten/Kota yang lain di Indonesia, yaitu Kab. Pasuruan, Kab. Gunung Kidul, Kota Jakarta Timur, Kota Cirebon dan salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah.

Pertemuan Sosialisasi Juknis Posyandu Remaja kepada stakeholder

Tim Sosialisasi Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja di Kabupaten OKU terdiri dari Maya Raiyan, M.Psi dan Hanna Shafiyyah, MPH (dari Subdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Kementerian Kesehatan RI) serta Rusdiana, SKM (Seksi Kesga Dinkes Prov. Sumsel). Rangkaian kegiatan sosialisasi ini meliputi kunjungan ke Posyandu Remaja di Desa Tanjung Sari wilayah kerja UPTD Puskesmas Pengandonan pada tanggal 25 November 2018 dilanjutkan dengan Pertemuan Sosialisasi Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja di Hotel Kemuning pada tanggal 26 November 2018. Peserta pertemuan sebanyak 25 orang terdiri dari Kepala Bappeda OKU, Kabag Kesra Setda OKU, TP PKK Kab. OKU, Pengelola Program Dinkes Kab. OKU, Kepala Desa , Kader Kesehatan Remaja, Kepala UPTD Puskesmas beserta pengelola Program PKPR yang terpilih.

Kegiatan Posyandu RemajaTunas Muda  di Desa Tanjung Sari

Dengan telah disosialisasikannya petunjuk teknis ini, diharapkan semua puskesmas Kabupaten OKU segera membentuk Posyandu Remaja di semua wilayah kerja puskesmas menyusul 2 puskesmas yang telah ada, yaitu UPTD Puskesmas Pengandonan (5 Posyandu Remaja) dan UPTD Puskesmas Lubuk Rukam (4 Posyandu Remaja). Semoga apa yang telah dilakukan puskesmas ini dapat dirasakan manfaatnya oleh semua remaja di Kabupaten OKU dan dapat mencegah mereka dari perilaku berisiko yang merugikan kesehatannya.