PROFIL SEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN, KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA DINAS KESEHATAN KABUPATEN OKU

Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga adalah salah satu seksi pada Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, yang mempunyai fungsi Menyiapkan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, menyusun norma, standar posedur, dan kriteria, memberikan bimbingan teknis dan supervisi, memantau, evaluasi dan pelaporan di bidang penyehatan sanitasi dasar, penyehatan udara, tanah dan kawasan, pengamanan limbah, radiasi dan okupasi, serta kesehatan kerja dan olahraga.

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh seksi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga adalah :

1. Kegiatan Penyehatan Sanitasi Dasar

Dalam upaya Penyehatan Sanitasi Dasar kegiatan yang dilakukan difokuskan pada kegiatan STBM sesuai dengan Permenkes no 3 tahun 2014 tentang STBM, dimana dalam STBM ada 5 pilar yang menjadi target pelaksanaan kegiatan , yaitu:1. Stop Buang Air Besar Sembarangan, 2. Cuci tangan pakai sabun, 3.Pengelolaan  air minum dan makanan rumah tangga, 4. Pengamanan sampah rumah tangga dan 5.Pengamanan limbah cair rumah tangga. Beberapa rangkaian kegiatan STBM yang telah dilakukan :

a. Pemicuan.

Bina suasana kegiatan pemicuan di Desa Belimbing Kec.Peninjauan

Proses Pemicuan dan Pemetaan wilayah saat pelaksanaan pemicuan di Desa Marga Bhakti Kec. Sinar Peninjauan

b.  Praktek pembuatan jamban dan kloset

 

Praktek pembuatan kloset di Desa Penantian Kec.Sosoh Buay Rayap

Praktek pembuatan septictank di Desa  Durian Kec. Peninjauan

pemantauan pasca pemicuan di Desa Umpam Kec.Lengkiti

Pemantauan pascapemicuan di Desa Belimbing Kec.Peninjauan

Monev kegiatan STBM di Kelurahan Air GadingKec.Baturaja Bara

d. Verifikasi desa stop buang air besarsembarangan (SBS)

Verifikasi desa SBS di Desa Durian Kec.Peninjauan

Verifikasi desa SBS di Desa Lubuk Banjar Kec. Lubuk Raja

Verifikasi desa SBS di Desa Kesambi rata Kec.Pengandonan

e. Deklarasi desa stop buang air besar sembarangan (SBS)

 

 

 

 

 

 

 

Deklarasi 4 desa SBS tahun 2016 di  Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten OKU

Deklarasi  14 desa SBS tahun 2017 di  Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten OKU

Pembacaan naskah deklarasi desa SBS di Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten OKU

Penanda  tanganan pernyataan deklarasi desa SBS oleh 14 kepala desa di hadapan Wakil Bupati Kab. OKU

 

Pembagian penghargaan kepada 14 desa yang telahdi nyatakan SBS

Pembagian penghargaan kepada 14 desa yang telah di nyatakan SBS

f. Surveilans kualitas air

 

Pengambilan sampel air pam sima prapembangunan di Desa Lunggaian

Kec. Lubuk Batang

Pengambilan sampel air pam simas prapembangunan di Desa Panggal – Panggal Kec.Ulak Pandan

Pengambilan sampel air pam simas pasca pembangunan di Desa Merbau Kec.Lubuk Batang

Kampanye CTPS dan HS Sekolah di SD 161 OKU wilayah kerja UPTD Puskesmas Kedaton

2.  Kegiatan Higiene Sanitasi Pangan

Pelaksanaan kegiatan higiene sanitasi pangan merupakan salah satu aspek dalam menjaga keamanan pangan yang harus dilaksanakan secara terstruktur dan terukur dengan kegiatan, sasaran dan ukuran kinerja yang jelas, salah satunya dengan mewujudkan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang memenuhi syarat kesehatan. TPM yang memenuhi syarat kesehatan adalah TPM yang memenuhi persyaratan hygiene sanitasi yang dibuktikan dengan sertifikat laik hygiene sanitasi. TPM adalah Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) siap saji yang terdiri dari RumahMakan/Restoran, JasaBoga, Depot Air Minum, Industri rumah tangga, pangan ,Sentra Makanan Jajanan dan Kantin Sekolah. Rangkaian yang telah dilakukan adalah :

  1. Inspeksi depot air minum (DAM)

IS DAM di depot air minum Salsa Oxy

IS DAM di depot air minum FUGU

2. Inspeksi tempat pengolahan makanan (TPM)

IS DAM di depot air minum Salsa Oxy

IS DAM di depot air minum FUGU

 

2. Inspeksi tempat pengolahan makanan (TPM)

IS TPM di Marco Bakery

IS TPM di RumahTahanan (Rutan) Kabupaten OKU

3. Kegiatan Penyehatan Tempat-Tempat Umum (TTU)

TTU yang memenuhi syarat kesehatan adalah tempat dan fasilitas umum minimal sarana pendidikan dan pasar tradisional yang memenuhi syarat kesehatan berdasarkan hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan sesuai standar. TTU dinyatakan sehat apabila memenuhi persyaratan fisiologis, psikologis, dan dapat mencegah penularan penyakit antar pengguna, penghuni, dan masyarakat sekitarnya serta memenuhi persyaratan dalam pencegahan terjadinya masalah kesehatan.Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan :

a. Monitoring tempat – tempat umum (TTU) / Perkantoran

Monitoring TTU di UPTD  Puskesmas Lubuk Rukam dan Batumarta II

Monitoring TTU di UPTD Puskesmas Mendingin

4. Pengamanan limbah

Pencemaran lingkungan dapat juga diakibatkan oleh manusia dan pada akhirnya dampaknya juga dirasakan, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Dampak limbah buangan hasil aktifitas manusia jika tidak dikelola dengan serius akan menjadi sumber penularan penyakit, juga dapat menimbulkan permasalahan tersendiri bagi masyarakat. Jumlahlayanankesehatan yang bertambah dapat meningkatkan jumlah limbah medis yang harus dikelola.Karena limbah medis merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun dan supaya tidak berdampak pada masyarakat maka limbah medis perlu dikelola dengan aman dan benar sesuai standar. Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam upaya pengamanan limbah B3. (Fitri Suryani)

Kegiatan Bank Sampah pada Bank Sampah unit Dinas Kesehatan Kab. OKU

Koordiasi Pengamanan Limbah B3 di PT.Semen Baturaja

5. Kegiatan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olah raga

Pemeriksaan kebugaran calon jamaah haji wilayah kerja UPTD Puskesmas Peninjauan dan UPTD Puskesmas Karya Mukti di Lapangan Desa Kec. Sinar Peninajauan

Pemeriksaan kebugaran calon jamaah haji di Stadion Lapangan Kelurahan Baturaja Permai

Pemeriksaan kebugaran pekerja pada instansi Dinas Kesehatan di Taman Kota Baturaja