PERTEMUAN EVALUASI PROGRAM IMUNISASI TINGKAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2018

Program Imunisasi merupakan teknologi yang sangat efektif dan merupakan salah satu upaya kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian dari penyakit penyakit yang dapat dicegah oleh Imunisasi ( PD3I) yang secara langsung berhubungan dengan upaya menurunkan angka kematian bayi dan Balita. Kualitas pelayanan  imunisasi tersebut ditentukan dengan membuat strategi pencapaian, dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi melalui peningkatan pengetahuan sumber daya manusia dengan pelatihan secara formal dan informal.

Cakupan program yang tinggi harus diiringi dengan pelayanan yang berkualitas, dalam peningkatan mutu pelayanan imunisasi, diperlukan prosedur pelayanan imunisasi yang sesuai dengan standar penyuntikan yang aman.

Kualitas Pelayanan Imunisasi yang kurang optimal tentunya akan membuat sia – sia sumber daya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga dan waktu, bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi yang akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak yang diakibatkan PD3I, karenanya untuk mendukung pelayanan imunisasi diperlukan peningkatan kualitas sumber daya tenaga yang handal.

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Penyelenggaraan Imunisasi adalah serangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan Imunisasi.

Adapunn Tujuan dari Pertemuan Evaluasi Program Imunisasi ini adalah

  • Mengevaluasi Tercapainya target Universal Child Imunization (UCI) 80% dan IDL >95% bayi secara merata  di seluruh desa/kelurahan di kab. OKU
  • Vaksinator atau Tenaga Kesehatan mengetahui cara penyuntikan yang benar dan aman
  • Vaksinator mengetahui cara penyimpanan vaksin yang benar
  • Vaksinator mengetahui dan melakukan pencatatan dan pelaporan (RR) imunisasi dengan baik dan benar
  • Tercapainya target cakupan antigen BCG < 24 Jam 95%
  • Tercapainya target cakupan antigen Pentabio 95%
  • Tercapainya target cakupan antigen Polio tetes 1,2,3 dan 4 >95%
  • Tercapainya target cakupan antigen IPV 80%
  • Tercapainya target cakupan antigen MR 95%
  • Tercapainya target cakupan Booster Pentabio dan MR Baduta 80%
  • Menilai Keberhasilan pelaksanaan program Imunisasi di tingkat Puskesmas
  • Mendeteksi hambatan – hambatan selama pelaksanaan program Imunisasi di Puskesmas
  • Evaluasi program Imunisasi di tingkat Kabupaten

Peserta Pertemuan Evaluasi Program Imunisasi ini sebanyak 36 orang yaitu pengelola program di Puskesmas serta kepala puskesmas se Kabupaten OKU sebagai penanggung jawab kegiatan imunisasi. Pertemuan ini diadakan di Gedung Hotel Grand Kemuning Baturaja.

Pada kesempatan ini pula Dinas Kesehatan Kabupaten OKU memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada 3 (tiga) puskesmas dengan pencapaian cakupan IDL (Imunisasi Dasar Lengkap) tertinggi yaitu > 95%. Adapun 3 (tiga) Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Lubuk Batang, Puskesmas Pengandonan dan Puskesmas Sinar Kedaton.

Pencapaian IDL Kabupaten OKU tahun 2017 sudh mencapai target Nasional > 95% yaitu 98,3%. Tentunya pencapaiann IDL ini berkat kerjasama Petugas Imunisasi Kabupaten dan juga Puskesmas yang telah melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  1. Imunisasi Rutin di Puskesmas, Posyandu, Bidan dan RS
  • Melaksanakan pelayanan Imunisasi sesuai jadwal
  • Memeriksa Kondisi vaksin
  • Menyiapkan vaksin dan rantai dingin sesuai jumlah sasaran
  • Melakukan Penyuntikan yang aman dan benar
  1. Sweeping Imunisasi Dasar
  • Koordinasi dengan Puskesmas dan lintas sektor untuk pergerakan masa
  • Koordinasi dengan Puskesmas, Lintas sektor dan program untuk penyuluhan
  • Melakukan sweeping ke puskesmas dan desa yang cakupan terget nya rendah
  1. Peningkatan Kapasitas Vaksinator tentang Safety Injection
  • Mengadakan pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan bagi tenaga vaksinator desa tentang safety injection, vaksin, pencatatan dan pelaporan Imunisasi.
  1. Konsultasi Program Imunisasi ke Dinas Kesehatan
  • Melakukan konsultasi dan Koordinasi dengan Dinkes Prov. Sumsel terkait program Imunisasi, mengenai Sasaran, Logistik, Cakupan dan Rantai dingain di lakukan oleh Kabid P2P dan Kasi Surveilan & Imunisasi.
  1. Bimbingan Tehnik PWS Imunisasi
  • Melakukan bimtek software PWS dan program imunisasi pada tahun berjalan untuk pencatatan dan pelaporan Imunisasi
  • Dilakukan oleh Kasi Survelans dan Imunisasi dan Pengelola Program Imunisasi Kabupaten.
  1. Pemantauan VVM dan Rantai Dingin
  • Melakukan pemantauan kondisi cold chain, stock vaksin dan pencatatan suhu cold chain serta kecukupan vaksin carrier di puskemas
  1. Evaluasi Program di Puskesmas dan Kabupaten
  • Mengadakan pertemuan yang melibatkan pengelola program di Puskesmas dan RS serta kepala puskesmas sebagai penanggung jawab kegiatan.

Pada Pertemuan Evaluasi Program Imunisasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU tentang Konsep serta Kebijakan Program Imunisasi yaitu :

Keberhasilan Program Imunisasi di upayakan melalaui :

KONSEP :

  1. Jumlah sasaran yang benar dan akurat
  2. Imunisasi Rutin pada bayi < 1 thn
  3. Imunisasi ulangan pada baduta
  4. SDM yang handal
  5. Sarana dan logistik yang mencukupi
  6. Pencatatan dan Pelaporan yang baik dan benar

KEBIJAKAN :

  1. Pelaksanaan Imunisasi di lakukan di Puskesmas, Posyandu, Bidan Desa dan RS.
  2. Bayi kurang dari 1 tahun yang sudah mendapatkan imunisasi BCG, Pentabio 3x, Polio tetes 4x, IPV 1x, dan Measless Rubela (MR) dikatakan sudah mendapatkan imunisasi lengkap.
  3. Baduta usia 18 bln harus mendapatkan imunisasi ulangan atau booster Pentabio dan Measless Rubela (MR).
  4. Pencatatan setelah imunisasi di tulis di buku KIA bagi Ibu dan Buku Kuning bagi Petugas Kesehatan.

Pertemuan Evaluasi Program Imunisasi ini ditutup dengan kesepakan bersama yaitu mensukseskan Kampanye Imunisasi MR pada Bulan Agustus-September  tahun 2018. Adapun target cakupan anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun yang mendapat imunisasi MR yaitu > 95%. “AYO SUKSESKAN IMUNISASI MR DI KABUPATEN OKU TAHUN 2018”. (Amrina Yulita)