Pelaksanaan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2018.

Pengetahuan dan skill yang berhubungan dengan Basic Trauma Cardiac Life Support  (BTCLS) adalah salah satu prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang perawat. Membekali perawat untuk dapat memahami dan mampu melakukan  penanganan pasien dengan kegawatdaruratan trauma dan kardiovaskular baik di area pra rumah sakit, intra rumah sakit, klinik maupun puskesmas.

Pengingkatan mutu tenaga kesehatan khususnya perawat pada lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU dilaksanakan secara bertahap. Pelaksanaan Pelatihan BTCLS ini merupakan pertama kali dianggarkan dari dana APBD, harapanya perawat-perawat yang telah mengikuti pelatihan ini bisa memanfaatkan secara maksimal untuk dapat meningkatkan kemampuan kompetensi keperawatanya.

Pelatihan BTCLS dilaksanakan pada tanggal 23 s.d 27 April  2018, bertempat di ruang pertemuan Hotel Symfony Baturaja. Pembukaan Kegiatan Pelatihan BTCLS sekaligus sambutan langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Bapak H. Suharmasto, SKM.M.Epid. Dengan panitia pelaksana dari seksi SDMK bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten OKU.

Pelaksanaan pelatihan ini berkerjasama dengan lembaga Pelatihan BTCLS Pro Emergency, narasumber dari Pro Emergency berjumlah 5 orang. Peserta pertemuan adalah 30 orang perwakilan dari 18 UPTD Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten OKU yang masing-masing perwakilan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan sebagian besar berlatarbelakang pendidikan perawat. Pelatihan didesain dengan metode penyampaian materi, tanya jawab, simulasi, dan praktikum.

Diharapkan dengan dilakukannya kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tenaga kesehatan (khususnya perawat) guna mengaplikasikan teori/konsep/materi yang diperoleh dari rangkaian kegiatan pelatihan dalam lingkup dunia kerja masing-masing instansi pelayanan kesehatan.

Mengingat kondisi geografis Kabupaten OKU sendiri yang berada pada perlintasan jalan utama di pulau sumatera ini yang menyebabkan cukup tinggi angka kecelakaan atau trauma saat ini menjadi dominan sebagai penyebab kematian.

Saat ini lima penyebab kematian atau yang membuat unit gawat darurat di Indonesia, juga telah menjadi penyebab kematian di Kabupaten OKU yaitu penyakit jantung, stroke/neurologi, trauma/kecelakaan, pediatrik dan kejadian beberapa bencana baik yang disebabkan oleh alam ataupun akibat ulah manusia. Banyak pasien yang tak tertolong karena keterlambatan dalam penanganan pasien gawat darurat. Akhir-akhir ini kita sadari bahwa masyarakat yang memerlukan pelayanan gawat darurat baik yang datang ke rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta cenderung meningkat, sedangkan ketrampilan tenaga kesehatan dalam memberikan Basic Life support (BLS) masih dirasa kurang memadai.

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang berada digaris depan dalam memberikan pelayanan kesehatan mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu keperawatan saat ini, sehingga tenaga kesehatan dituntut untuk selalu meningkatkan ilmu pengatahuan agar bisa selaras dengan perkembangan tehnologi terkini dalam bidang kesehatan yang memenuhi standar baik nasional maupun internasional dalam kelengkapan fasilitas dan prosedur yang benar dalam mengoprasionalkan setiap alat kesehatan.

BTCLS merupakan salah satu syarat untuk persiapan akreditasi RS, dan puskesmas untuk kedepannya. Perawat merupakan salah satu daftar prioritas yang akan dilibatkan dalam pasar  MEA.  Pintu gerbang telah terbuka lebar bagi perawat yang ingin bekerja di luar negeri begitupun sebaliknya, Indonesia harus bersiap-siap akan kedatangan perawat-perawat dari luar negeri. Perawat Indonesia dituntut untuk dapat bersaing dengan perawat-perawat dari luar negeri. Pelatihan BTCLS merupakan salah satu media untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan di era globalisasi. ( Zulichah Diah)