IMPLEMENTASI SIKDA GENERIK BRIDGING PCARE BPJS DI PUSKESMAS KAB. OKU 2018

Kementerian Kesehatan telah mengembangkan aplikasi Sistem Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik sebagai sarana untuk mengumpulkan data hasil kegiatan Puskesmas dalam rangka mendukung indikator Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019 di bidang pengembangn SIK. Sikda Generik juga merupakan salah satu upaya Kementerian Kesehatan dalam menerapkan standarisasi Sistem Informasi Kesehatan sehingga dapat tersedia data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat dalam mengambil kebijakan di bidang kesehatan baik di tingkat pusat maupun di daerah dengan mendayagunakan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).
Sejak awal pengembangan (2013 s/d 2016) sampai pertengahan tahun 2016 s/d saat ini, SIKDA Generik telah dilakukan beberapa penyesuaian, dari versi offline hingga dapat diakses secara online disesuaikan dengan kebutuhan dan kemajuan TIK, dapat berinteroperabilitas dengan aplikasi pcare BPJS dan Dukcapil Kemendagri. Kedepan nya SIKDA Generik juga akan dikembangkan agar dapat berinteroperabilitas dengan Sistem Informasi lain yang ada di pusat maupun daerah.
Untuk memastikan kelayakan pelaksanaannya, maka perlu dilakukan uji coba implementasi  SIKDA GENERIK yang terintegrasi (bridging) dengan PCare BPJS, yang nantinya dapat mendukung manajemen kegiatan di Puskesmas Kab. OKU.
Untuk tahun 2018, pada tahap awal (24 – 27 April 2018),  Subbag Program, Informasi Dan HUMAS Dinas Kesehatan Kab OKU bekerjasama dengan pihak BPJS  OKU, melakukan uji coba implementasi SIKDA Generik bridging PCare BPJS, pada empat puskesmas, yakni Puskesmas Pengandonan, Puskesmas Peninjauan, Puskesmas Lubuk Batang dan Puskesmas Mendingin.
Direncanakan pada tahap kedua  (September 2018), akan dilakukan kembali uji coba implementasi SIKDA Generik bridging PCare BPJS di empat (4) Puskesmas yang lain, yakni Puskesmas Lubuk rukam, Puskesmas Ulak Pandan, Puskesmas Pengaringan, Dan Puskesmas Sukaraya.
Tahun 2019 juga direncanakan secara  bertahap ada 4 puskesmas lagi yang akan dilakukan uji coba, sehingga diharapkan tahun 2021 seluruh puskesmas  di kabupaten OKU yang saat ini ada 18 puskesmas nantinya menggunakan Aplikasi SIKDA Generik bridging PCare BPJS  dalam melaksanakan pelaporan.
Hanya saja, karena syarat mutlak implementasi SIKDA Generik bridging PCare BPJS  ini adalah adanya koneksi internet, saat ini ada beberapa Puskesmas yang mempunyai kendala dalam implementasinya,  berupa lemahnya signal atau bahkan tidak adanya koneksi internet, sehingga menghambat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kedepan diharapkan adanya kerjasama dengan berbagai pihak seperti INFOKOM, pihak kecamatan/desa, dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk bersama sama mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. Agar aplikasi tersebut Bisa diimplementasikan di Puskesmas Kab. OKU, sehingga kebutuhan data yang cepat, tepat Dan akurat bisa terpenuhi. Semoga 🙂  (Nurlailah/Hamdedi)